Slider jquery
  • image-slider-2
  • image-slider-3
  • image-slider-5
 
3 Dokter IDI Tolak Jadi Saksi Meringankan Bimanesh Sutarjo
18 Januari 2018
Tersangka kasus dugaan merintangi proses penyidikan e-KTP, Bimanesh Sutarjo, menyodorkan tiga saksi meringankan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tiga saksi tersebut, yakni dokter forensik dari Universitas Indonesia, Budi Sampoerna dan Prasetyono, serta anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Zubairi Djoerban.SpPD KHOM.

“Rencana pemeriksaan tiga dokter dalam kasus Pasal 21 UU Tipikor hari ini merupakan bentuk pelaksanaan KUHAP. Mereka adalah saksi yang diajukan oleh tersangka BST (Bimanesh Sutarjo),” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Ketiga saksi tersebut hari ini dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi meringankan sebagai bentuk pemenuhan hak untuk Bimanesh sebagai tersangka. Namun, ketiga dokter itu menolak untuk diperiksa.

“Tiga saksi menolak permintaan BST tersebut untuk diperiksa sebagai saksi meringankan. Karena para dokter ingin menjaga independensi mereka sebagai bagian dari tim IDI (Ikatan Dokter Indonesia) yang melakukan pemeriksaan etik terhadap BST,” kata Febri.

Ketiga dokter dari IDI itu sudah menyampaikan keterangan penolakan hadir sebagai saksi Bimanesh Sutarjo kepada KPK dan sudah diterima oleh penyidik. “Hal tersebut sudah diinformasikan pada penyidik dan KPK tentu menghargainya,” ucap Febri.

Nama Bimanesh mencuat saat peristiwa kecelakaan tunggal yang dialami Setya Novanto, pada Kamis, 16 November 2017 sekitar pukul 19.00 WIB.

Ahli penyakit dalam, konsultan ginjal, dan hipertensi ini merupakan dokter yang memberikan penanganan medis bagi Novanto di RS Medika Permata Hijau.

Dia mendiagnosis Novanto mengalami cedera kepala dan darah tinggi. Saat itu, dia mengatakan kondisi Setya Novanto sempat gawat.

“Keadaannya gawat tadi malam. Sekarang kita lihat alhamdulillah pagi ini atas izin Allah, kita berikan pengobatan, pelan-pelan memulih,” kata dokter Bimanesh di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Jumat, 17 September 2017.

Belakangan KPK mengendus kejanggalan dalam perawatan Novanto di RS Medika Permata Hijau. Bimanesh dan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, diduga melakukan manipulasi data medis.

Sumber : liputan6.com
 
jQuery Change Image on Mouseover


STR


CEK STATUS STR


PB IDI
IDI Cabang Jakarta Timur
e-Learning
Dapatkan SKP Gratis untuk melengkapi kegiatan P2KB
 
Hello Doktor mencakup lebih dari 10000 topik tentang hidup sehat, keluarga dan kehamilan, kondisi kesehatan dan obat-obatan.
 
Program CPD Online ini dapat membantu Sejawat dalam memperoleh nilai SKP dengan metode online. Program ini hanya ditujukan bagi Dokter yang terdaftar sebagai anggota IDI.
 
Dalam program CME dan CPD ini para Sejawat dokter dan apoteker dapat mengakses artikel-artikel yang diberikan bobot SKP oleh PB IDI maupun PP IAI dan selanjutnya menjawab pertanyaan yang sudah disediakan.
 

MEDICINUS


Medicinus

Medicinus Online ini hadir sebagai salah satu bentuk e-learning yang merupakan media pendidikan dan pelatihan bagi para praktisi medis.
 
IDI Cabang Jakarta Timur
CONTACT
Info IDI Cabang Jakarta Timur
Alamat Lengkap
Jl. Condet Raya No.9E, RT.005/003 Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur.
Kontak
Telp./ Fax : 021-87799687
SMS : 0812 8688 1521
WhatsApp : 0812 8688 1521
Facebook : idijaktim
Line : idijaktim
Email :idijaktim@gmail.com | idi.jaktim@yahoo.com
Webs : www.idijaktim.com
Pelayanan
Setiap Hari Senin - Jum`at
Pukul : 08.00 sd. 15.00 WIB
Hari Sabtu TUTUP
K.R.I.P
KRIP (Komite Rekomendasi Izin Praktek) IDI Cabang Jakarta Timur
dilaksanakan Setiap hari RABU
Pukul : 09.00 Wib sd. Selesai
Tempat : Sekretariat IDI Cabang Jakarta Timur Lt.2